LAGU DAULAT PANGAN (EGI AZWUL Feat SABAI)

                                                                     



     Daulat Pangan
       (Egi Azwul feat Sabai)

Logika macam apa, Logika Macam apa tanpa logistik
Mana bisa juara, mana bisa juara makan beras plastik
Tanah kita tanah subur, tanah kita tanah subur, berkah Tuhan turun temurun
Kita harus bisa makmur, kita harus bisa makmur bukan nganggur sampai pikun

Tenaga pasti kendur, matamu pun mengabur cacing dalam perut tawur
Keringat menjalar, kinerja tak kelar badan terkapar
Jangan cuma telan halusinasi, agar bakteri berdikari
Daulat pangan diri, penuhi semua gizi untuk generasi nanti.

Reff

Kamu adalah apa yang kamu makan, jangan lupa beri makan.
Agar jasmani dan rohanimu, empat sehat lima sempurna.
Makanlah dulu sebelum tidur, agar tak mimpi lapar.
Makan bersama lebih diutamakan, agar pahala selfie ada peningkatannya




Lagu Daulat Pangan adalah lagu yang dibikin oleh group Sabai. Beberapa personilnya adalah Doni onfire, Egi Azwul, Lalu Agung Pratama, Faisal badawi, dan Egi Idris. Lagu ini masuk ke dalam album 2500 Kalori yang difasilitasi penuh oleh Yayasan Kampung Halaman dan Berisik.id. Adapun beberapa Artis yang terlibat dalam penggarapan Album 2500 kalori, bisa dilihat dalam tautan ini.


Lagu Daulat Pangan adalah sebuah ajakan kepada pendengarnya untuk berdaulat dan merdeka atas pangannya sendiri. Jika memang kita memakan beras, maka tanamlah beras. Jika suka sambal, maka tanamlah cabai. Sebenarnya sesederhana itu tetapi pada pelaksanaannya sangat susah. Selain alasan lahan, juga dikarenakan alasan klasik, yaitu malas. 


Tidak terlalu muluk-muluk kami menciptakan lagu Daulat Pangan ini, kami hanya berharap bahwa setiap manusia bisa terpenuhi kebutuhan primernya. Jika memang karena alasan lahan, justru lahan kita masih banyak dan tanahnya juga sangat subur. Apalagi regulasi pemerintah mengenai beras saja sangat kacau, dengan lahan produktif yang begitu luas, ternyata kebutuhan beras saja harus impor dari Thailand atau Vietnam. 


Sedikit saja kita bahas mengenai lahan produktif, bukannya pemerintah menggalakan penanaman beras atau palawija, eh malah dijadikan perumahan-perumahan. Setelah perumahan berdiri, barulah orang-orang membeli beras. Selain itu, kesadaran masyarakat juga masih kurang mengenai pentingnya lahan produktif, terkadang ada yang menjual tanahnya demi uang, setelah dijual dia malah bikin tanaman hidroponik di atas rumahnya.


Masih banyak masalah-masalah yang berkaitan dengan pangan, dan tidak bisa diselesaikan secara perorangan. Masalah pangan sangat sistemik dan terstruktur, solusinya hanya ada satu yaitu Daulat Pangan. 


Untuk mendengarkan lagu daulat pangan, bisa didengarkan di music stream berikut : 


 Youtube
 Amazon Music




Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Caina Herang Laukna Beunang

Menunggangi Gunung

Buku Puisi Dengan Tidak Sengaja